Angklung Day

Minggu, 18 November 2018. MTs Asih Putera menjadi salah satu peserta pada perayaan Angklung Day yang diselenggarakan beberapa waktu yang lalu di depan Gedung Sate Bandung.

Alhamdulillah kegiatan Angklung’s Day Ke-9 dalam rangka memperingati 8 tahun dikukuhkannya Angklung sebagai Kekayaan Budaya tak benda asal Indonesia oleh UNESCO yang diselenggarakan oleh KABUMI Universitas Pendidikan Indonesia bekerja sama dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Barat berjalan sangat meriah. Kegiatan ini dihadiri oleh Gubernur Jawa Barat Kang Ridwan Kamil. Kegiatan ini telah tercatat pada Record Holders Republic (RHR) Indonesia sebagai penyelenggara “ Bermain Angklung Bersama dengan Grup Angklung Terbanyak (170 grup) dan memainkan angklung selama 30 menit.

Dalam kesempatan kali ini, MTs Asih Putera dapat berpartisipasi dengan mengirimkan tim angklung dengan jumlah personil 35 orang gabungan dari siswa siswi kelas 7 dan 8. Kegiatan ini sangat bermanfaat dalam menunjang pembelajaran siswa di dalam bidang mata pelajaran Seni dan Budaya.

Angklung adalah salah satu alat musik dari daerah pasundan Jawa Barat. Angklung merupakan alat musik yang telah ditetapkan UNESCO pada 18 November 2010 sebagai warisan budaya dunia, musik ensambel yang terbuat dari bambu ini ternyata memiliki manfaat yang lebih dari sekedar alat musik, yaitu memiliki manfaat pada penanaman sikap dan karakter anak.

Hal ini karena sebuah angklung dibuat dengan nada yang berbeda – beda, apabila dimainkan sendiri bunyi angklung tidak terdengar merdu, tetapi jika dimainkan bersama – sama, maka angklung dari nada yang berbeda – beda dapat membentuk harmonisasi yang indah. Dari hal tersebut dapat diambil kesimpulan tentang adanya kerja tim yang solid, kebersamaan, toleransi, kejujuran, damn tanggung jawab, bisa diambil kesimpulan seperti ini karena dalam memainkan bagiannya dan dituntut disiplin dalam mengikuti arahan konduktor dan mempelajari dengan konsentrasi penuh. Selain itu pemanfaatan angklung sebagai pembentukan karakter dapat membentuk individu – individu yang lebih percaya diri, menguatkan kerja tim, juga menyelaraskan hak dan kewajiban untuk menjadikan nada yang indah. (Resya Firmansah)

Damar Dapat Perunggu

Minggu, 04 November 2018. Puji syukur Alhamdulillah, ucapan selamat buat salah satu siswa murid MTs Asih Putera Kota Cimahi atas nama Damar Putra Kelana kelas 9B, yang telah berhasil meraih medali perunggu (Juara ke-3) dalam event Sabang Archery Tournament 2. Event tahunan yang diselenggarakan se-Bandung raya ini dilaksanakan pada tanggal 4 November 2018 bertempat di SDN 037 Sabang Kota Bandung Jawa Barat.
Sekali lagi selamat buat Damar yang telah membanggakan keluarga dan sekolah atas prestasi yang diraihnya dalam bidang panahan dan buat teman-teman Damar semoga menjadi pemicu untuk lebih berprestasi lagi dalam bidangnya masing masing. Ketika ditanya bagaimana perasaannya?, siswa yang setiap pekannya mengikuti ekskul panahan MTs Asih Putera ini, beliau “merasa bersyukur atas prestasi yang diraihnya”. (Ade Mahpudin, S.Pd.)

Jambore Taklif 2018

Jum’at, 2 November 2018. Bulan oktober menjadi bulan yang selalu ditunggu-tunggu oleh seluruh siswa MTs Asih Putera. Kenapa? Karena di bulan ini selalu ada agenda rutin yang bernama kemah alam atau di tahun ini kita menyebutnya jambore taklif. Persiapan untuk jambore taklif dilakukan kurang lebih 2 bulan sebelum kegiatan ini dilakukan. Jambore Taklif ini merupakan kegiatan edukatif di alam terbuka dalam bentuk perkemahan besar yang diikuti seluruh taklif yang ada di MTs Asih Putera yaitu Pramuka, Paskibra, dan PMR. Jumlah seluruh peserta yang mengikuti kegiatan jambore taklif yaitu sekitar 211 kelas 7 dan 8. Sekitar 17 siswa kelas 9 terlibat sebagai panitia, membantu bapak dan ibu guru pembimbing. Kegiatan ini dilakukan sebagai sarana pembinaan angota taklif yang menitikberatkan pada pengembangan diri peserta yang terdiri atas bidang mental, fisik, intelektual, spiritual dan sosial baik sebagai individu maupun sebagai anggota masyarakat. Jambore taklif dilaksanakan pada tanggal 31 Oktober – 2 November di Denkavkud, Parongpong Bandung Barat.
Jambore taklif kali ini mendapat antusias yang luar biasa dari seluruh siswa. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pembelajaran dan pengalaman untuk siswa dalam berbagai hal. Kebahagian terpancar dari raut muka para peserta jambore. Mereka tetap gembira tidak peduli hujan yang turun beberapa kali menimpa mereka dan tenda mereka tetapi mereka tetap riang gembira menikmati perkemahan tersebut. Beberapa kegiatan yang menjadi unggulan dalam jambore adalah hiking (pos to pos), masak, api unggun dan pensi serta taklif kompetisi. Semua kegiatan berjalan dengan lancar dan diikuti dengan sangat baik oleh seluruh peserta. Mereka juga diajarkan bagaimana hidup mandiri, dengan mencuci pakaian, melipat pakaian sendiri, mencuci tempat makan sendiri, dan peserta juga masak sendiri. Keakraban antar peserta pun terjalin sangat baik. Berbagai kegiatan yang diadakan oleh panitia pun sangat padat bahkan menuntut mereka untuk saling membantu, menolong, dan menciptakan kebersamaan. Kegiatan ini sangat berkesa bagi peserta jambore sebagai bahan untuk diceritakan kepada teman-teman, sahabat, dan keluarga. (Irene Mutiara K, S.Pd.)